hello.
welcome to my blog


It's my story, what's yours?

every hello ends with a goodbye
Kamis, 01 Juli 2010

sepenggal lirik dari lagu demi lovato itu mungkin pas di jadikan judul postingan ku kali ini, sebuah postingan yang akan menceritakan perjalanan yang di awali dengan “perkenalan” dan di akhiri dengan kata “selamat tinggal”.
Tak terasa sudah sekitar 3 tahun aku mengecap ilmu di sekolah tingkat pertama, banyak cerita yang terjadi selama masa-masa indah dan muram itu. Aku memulai kisah itu hari sabtu entah tanggal berapa itu, berseragam sekolah dasar serta rambut di kuncir satu, aku mantap melangkahkan kaki ku menuju sekolah baru, yang di benak ku menggambarkan sebuah harapan baru, dan saat tiba di sana aku meihat segerombolan anak seusia ku betrbaris di lapangan mengikuti aba-aba. Segera saja aku berlari menuju tengah kerumunan itu. Tapi aku tak tau di mana aku harus berbaris di barisan mana, aku pun menuju papan pengumuman. akhir nya aku menemukan nama ku di daftar barisan cut nyak dien (cikal bakal kelas 7.2) kalau aku tak salah. Setelah melihat daftar nama aku pun menuju barisan . dan betapa terkejut nya aku melihat salah satu teman tk ku berada di sana, “icha” ya aku masih mengenali nya walaupun sudah 6 tahun tidak bertemu, dialah teman pertama ku di smp.
Kisah ku berlanjut dengan perkenalan-perkenalan baru lain nya, kaka kelas , guru-guru serta pegawai sekolah lain nya. Dan yang paling menyebalkan (jujur) adalah saat dimana aku besertra murid2 baru lain nya di suruh untuk mengumpulkan tanda tangan dari seluruh guru dan anggota osis! Huh... itu adalah hal yang paling aku tidak aku sukai dari awal perkenalan kami, kadang kami di suruh menyanyi dahulu sebelum mendapatkan tanda tangan. Dan aku masih ingat bagaimana salah seorang guru mengomentari buku tanda tangan ku “aduh ko kamu buku nya jelek kaya yang lain dong” sumpah satu pernyataan itu membuat mood ku hancur berantakan, aku tak habis pikir bagaimana bisa dia menilai buku ku jelek. Asal tau saja buku ku itu bergambar kumpulan awan yang tersenyum. Huh masa bodo dengan itu. a href="http://wwPhotobucket
Ok setelah masa mos yang sedikit konyol itu aku pun belajar seperti biasa, di iringi semangat yang beda dari biasa nya. Kisah persahabatan ku di mulai dengan icha teman sebangku ku bersama acong dan agung yang duduk persis di depan ku, setiap hari kami mengobrol tentang oprasi silikon, percaya atau tidak itu adalah topik obrolan paling menarik saat itu. Pertemanan ku pun meluas aku berteman dengan hampir seluruh murid di kelas kecuali SK . tapi mungkin aku paling dekat dengan icha ayu dan jessi, persahabatan kami pun di perkuat setelah membuat semacam geng bernama dga, icha yang mengusulkan nama itu . setelah masa masa indah sekarang giliran nya masa2 suram yang aku alami, konflik pertemanan dan persaingan yang konyol menjadi penyebab nya.
Sempat aku berpikir untuk pindah ke sekolah lain, aku muak melihat sahabat-sahabat ku yang berubah kejam terhadap ku. (tidak adil dan selalu mengolok-olok ku) tapi banyak dari sahabat ku yang lain nya menyemangati ku untuk bangkit dari keterpurukan ku, mereka menghibur dan memberikan semangat pada jiwa ku yang lemah saat itu, tapi semua cobaan yang aneh itu dapat ku lewati, sebuah anugrah saat aku bisa menghadapi nya dengan senyuman, tapi aku bersyukur mempunyai ibu dan sahabat-sahabat yang peduli terhadap ku you’re the BEST.
Tahun kedua ku di bangku smp pun aku lewati dengan lancar, aku menemukan teman-teman yang menyenagkan, kisah ku di kelas 8 pun di bumbui aroma petualangan yang tiba-tiba mencuat dari dalam diri ku, setiap ada kesempatan aku selalu menghabiskan waktu libur ku untuk menjelajahi museum dan tempat-tempat bersejarah lain nya bersama 2 orang sahabat ku.
Dan akhir dari kisah ku di kelas 8 berakhir indah, kelas kami menjuarai jinggle class. Betapa bangga nya kami dapat menutup cerita kami dengan sebuah kemenangan atas sebuah kekompakan.
Awal semester pun di mulai tidak di sangka aku masuk kelas unggulan pertama, sungguh di luar dugaan nilai ku cukup untuk menempatkan ku di jajaran anak-anak berotak encer di sekolah ku. Aku mengawali kisah ku di tahun ke tiga dengan sebuah ketidakpercayaan diri, aku yakin aku pasti akan tersisih dari persaingan berat teman-teman sekelas ku yang cerdas itu. Dan ternyata benar saja biarpun nilai ku melonjak tajam melebihi 1000 aku tetap tak masuk 10 besar. Tapi ini tak membuat ku putus asa, aku masih bisa menunjukan prestasi membanggakan lain nya, sudah 2 kali aku ikut kompetisi wall magazine bersama 2 orang rekan ku di osis, agy dan novan mereka berdua adalah rekan kerja setia ku, pada tahun pertama kami bertiga mampu menjadi juara 2 di tingkat kecamatan, dan tahun ini pun kami menyabet juara namun juara ke 3, tapi biarpun menurun kami tetap bersyukur karena dapat melaju ke babak berikut nya, di mana kami akan bersaing di tingkat kotamadya, biarpun segala kemampuan kami telah kerahkan kami tetap tidak juara. Tapi tak apa di balik itu semua kami bangga kami telah membawa harum sekolah kami dan kami bersyukur karena kami di beri kesempatan untuk melihat karya-karya indah dari pesaing-pesaig kami lain nya, bukan hanya itu kami juga mendapatkan ilmu yang tidak dapat di bandingkan dengan sebuah kemenangan.
Dan akhir dari kisah smp ku di tutup dengan sedikit buruk , nilai un ku yang tidak begitu memuasakan, tapi apa daya ku itu semua telah terjadi dan aku tak bisa mengulangi waktu yang telah terjadi, tapi betapa beruntung nya aku mendapat nilai jelek itu, kini aku sadar bahwa usaha yag selama ini aku lakukan belum sepenuh nya dan aku berjanji di masa sma ku aku harus lebih baik dari pada masa-masa smp ku. Dan akhir dari semua kisah ini adalah saat di mana aku harus mengucapkan selamat tinggal pada semua nya, teman, guru bahkan cicak mati di kelas ku. Selamat tinggal semua kisah ku, aku akan mengenang kalian sebagai bagian terindah dalam hidup ku. Bye

.........
Xoxo
Kicay.....milkysmile


23.55